Bermain Rubik Tutup Mata? Apakah Mungkin?

Mampu menyelesaikan sebuah Rubik pastinya adalah sebuah pencapaian. Sesuatu yang tidak semua orang bisa lakukan. Setelah sudah bisa menyelesaikan, betapa terkejutnya bahwa ternyata sangat sederhana, dan tidak seperti bayangan kita ketika baru memulainya. Sebagai seorang speedcuber, terkadang kita sadar bahwa sesuatu yang sulit itu ternyata bisa menjadi sederhana setelaha kita mengerti tentangnya.

Sekali kita mampu menyelesaikan rubik, rasanya kita terpancing untuk mau melakukan sesuatu yang lebih. Mungkin ingin mencoba yang besar seperti 4x4x4 atau revenge cube, 5x5x5 atau proffesor cube. Atau mungkin lebih ke yang lebih sederhana seperti 2x2x2 atau pocket cube, atau pyraminx. Tapi bagi kalian yang menginginkan tantangan lebih, sesuatu untuk menguji kemampuan kalian, mungkin kamu akan tertarik dengan Blindfolded Solving.
Blindfolded solving, atau biasa disebut BLD, adalah salah satu dari cabang yang sangat terkenal dikalangan speedcuber, tapi banyak sekali yang melakukannya untuk senang-senang saja. Banyak yang merasa untuk melakukan BLD diperlukan kemampuan mengingat yang luar biasa, lebih dari sekedar bisa menyelesaikan. Tapi kenyataannya cara untuk menyelesaikannya sangat mudah, bahkan bisa jadi lebih sederhana. Konsep umum dari BLD hanyalah memindahkan satu persatu(atau 3 sekaligus) piece edge atau corner dari satu tempat ke tempat tujuannya.

Tidak ada rasa yang lebih puas dari membuka penutup mata dan melihat rubik terselesaikan didepanmu. Dalam artikel ini, kita akan membahas singkat beberapa metode yang bisa dipakai untuk menyelesaikan rubik dengan BLD. Tetapi penjelasan mendalam mungkin akan ada pada artikel dimasa depan. Perlu diketahui tidak semua metode akan disebutkan, karena waktu terus berjalan pengetahuan akan bertambah :p

Old Pochmann

Old Pochmann (atau biasa disebut OP atau pochmann saja), adalah salab satu metode BLD tertua di dunia. Diciptakan oleh Stefan Pochmann yang memecahkan rekor nasional German pada tahun 2004 untuk BLD. Beliau memecahkan rekornya sendiri 4 kali dalam 23 bulan, sebelum akhirnya kalah oleh Thomas Kohn. Dia mengurangi waktu dsri 35 menit, ke 7 menit.s one of the oldest blindfolded methods to date. Saat ini OP banyak digunakan oleh orang yang baru mengenal BLD. Dengan metode ini teman-teman bisa menyelesaikan rubik dengan BLD dibawah 2 menit. Hanya perlu menghafal 3 algoritma yaitu T, Y dan R.

M2/R2

Metode ini juga diciptakan oleh Stevan Pochmann. Umumnya metode ini dianggap sebagai kelanjutan dari OP, walau top cuber dunia lebih memilih langsung metode lain karena metode ini dianggap "tanggung". Walaupun begitu banyak speedcuber pemula yang menggunakan metode ini sebagai metode andalannya sebelum belajar metode lain lagi. Metode ini menggunakan gerakan potong M2 dan R2, dengan 3 algoritma tambahan. Metode ini juga dipakai dalam big cubes dengan tambahan r2 yang berarti sisi bagian dalam.


DIADEM dan varian 3-cycle


Dalam tier tertinggi dunia per-BLDan akan ada namanya 3-cycle atau menyelesaikan 2 piece edge atau corner sekaligus. Ada banyak variasinya dari beyer hardwick, TuRBo, 3OP, sampai ZBLD. DIADEM merupakan kombinasi dari 3 cycle dan M2.

Banyak jalan menuju Roma, banyak cara menyelesaikan rubik BLD, ada banyak cara juga untuk membanggakan Indonesia walau hanya dengan bermain rubik. Selamat Mencoba and Happy Cubing!

Posting Komentar

0 Komentar