Rumus Parity Rubik 4x4x4 Lengkap Beserta Penjelasannya!

    Hallo Cuber! Berjumpa lagi bersama saya disini dan pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit rumus tentang parity pada rubik big cube 4x4x4.

    Pada saat pertama kali belajar rubik 4x4 kalian biasanya hanya diajarkan 2 kasus parity saja, nah sebenarnya ada 2 kasus parity lagi yang cukup membantu kalian agar menjadi lebih cepat lagi.

    Alasan kalian wajib menghafal 2 kasus ini dikarenakan lebih efisien dan tidak membuat kalian 2 look apabila menemukan kasus yang nanti dibahas, selain itu juga kasus ini tidaklah sulit dihafal jadi sangat worth it banget buat dipelajari.

    Bagi yang belum tau sama sekali tentang rumus parity kalian jangan khawatir, karena saya juga akan membahas ulang tentang 2 rumus parity sebelumnya.

Parity OLL (Oriented Last Layer)

Kasus Pertama
 
    Untuk kasus yang pertama mungkin kalian sudah paham, tapi saya akan memperjelas lagi kapan kalian harus menggunakan rumus ini. Rumus ini sebaiknya digunakan apabila ada dua bagian corner yang sejajar dengan edge flip.

    Karena jika menggunakan rumus ini maka akan langsung mendapatkan kasus OLL dengan corner yang terorientasi. Selain itu juuga bisa digunakan apabila tidak ada corner yang terorientasi, namun apabila kalian tidak mendapatkan kasus corner yang terorientasi.

Kasus Kedua
 
    Untuk kasus ini hanya digunakan apabila mendapatkan kasus dimana seluruh corner sudah terorientasi, apabila tidak mendapatkan kasus tersebut maka sebaiknya menggunakan rumus pada kasus pertama.

Parity PLL (Permuatation Last Layer)

Kasus Pertama
 
    Cara melihat dan membedakan kasus pertama sangat mudah, karena pada kasus pertama kalian hanya akan mendapatkan dua bagian edge yang belum terpermutasi dan dua edge tersebut berseberangan.

Kasus Kedua
 
    Kasus kedua juga sangat mudah dibedakan dengan kasus pertama, karena pada kasus kedua ini dua edge tersebut bersebelahan. Kalau kalian menggunakan rumus pada kasus pertama untuk menyelesaikan kasus kedua maka kalian akan mendapatkan PLL U, jadi sebaiknya gunakan rumus ini agar lebih efisien.


    Fun fact, rumus kedua ini sebenarnya sama seperti rumus kasus pertama. Hanya saja ditambahkan sedikit gerakan yang ditandai dengan tulisan warna merah pada gambar diatas.

    Mungkin itu saja untuk pembahasan singkat pada kali ini, jika kalian punya request silahkan tulis pada kolom komentar atau chat pribadi seperti biasanya.


    Jangan lupa follow akun instagram @rubikscubeid karena akan ada informasi terbaru seputar dunia cubing setiap harinya.


Posting Komentar

0 Komentar