Mitos atau Fakta? Menyelesaikan Rubik dengan Mata Tertutup = Aktivasi Otak Tengah

Sebelum kita melangkah lebih jauh, ada baiknya kalian mengetahui terlebih dahulu tentang apa itu Aktivasi Otak Tengah (AOT). Menurut deskripsi program AOT, otak tengah manusia pada umumnya masih belum aktif. Program ini menawarkan jasa mengaktifkan otak tengah dengan teknologi mutakhir untuk meningkatkan konsentrasi, kemampuan sosial, fisik, kreativitas, dan keseimbangan otak kanan dan kiri.

Meme yang menyindir tentang aktivasi otak tengah
Otak tengah adalah penghubung otak depan dan otak belakang. Berfungsi mengontrol respon penglihatan, pendengaran, gerakan bola mata dan dilasi pupil, gerakan motorik, kewaspadaan (alertness), serta mengatur suhu tubuh.

Hebohnya lagi, program Aktivasi Otak Tengah diiringi dengan klaim fantastis, seperti setelah anak diaktvasi otak tengahnya, ia jadi bisa melihat dengan mata tertutup dan jenius dalam hitungan hari. Dalam kasus ini dapat menyelesaikan rubik dengan mata tertutup.

Pernyataan diatas mungkin menurut kalian tidak mungkin dapat terjadi, jika kalian berpikiran seperti maka pemikiran kita sama. Sebenarnya untuk menyelesaikan rubik dengan mata tertutup dapat dilakukan oleh semua orang debgan mempelajari metode Old Pochman.

Baca Juga :  Cuber Wajib Hafal! 4 Rumus PLL Ini Bikin Kamu Bisa Main Rubik Tutup Mata

Old Pochman sendiri adalah metode dasar blindfolded untuk rubik's cube 3x3x3. Untuk melakukannya kita diharuskan memorisasi keadan rubik kita terlebih dahulu kemudian mengeksekusinya sesuai kasus yang sudah kita memorisasi.

Lalu apakah bisa kita melakukan blindfolded solving menggunakan aktivasi otak tengah? Jawabannya adalah tidak, saya sendiri meragukan kebenaran dari aktivasi otak tengah. Sesepuh cuber Indonesia yang ahli dalam blindfolded sendiri pernah mencoba membuktikan tentang kebenaran akan aktivasi otak tengah dan hasilnya sebagai berikut ini.


Terlihat jelas jikalau aktivasi otak tengah sebenarnya hanyalah teknik mengintip yang semua orang tau kalau itu tidak ada hubungannya dengan aktivasi otak tengah. Jadi sudah terbukti kalau aktivasi otak tengah hanyalah mitos belaka.

* * *   

Follow akun Instagram @rubikscubeid, Facebook, dan Twitter.

Posting Komentar

0 Komentar